-->

10 December 2012

Android Phone GSM CDMA



Android Phone GSM+CDMA

                Saat ini dominasi ponsel Android tidak hanya didominasi oleh vendor-vendor besar kenamaan, namun banyak vendor lokal yang menggunakan sistem operasi Android, yang telah menjelma menjadi sistem operasi terlaris ini untuk menjadi sistem operasi yang mengisi ponsel hasil produksinya. Bahkan fitur-fitur yang menjadi fitur wajib ponsel lokal pun disematkan pada ponsel Android ini, salah satunya adalah fitur dual SIM. Namun ponsel dual SIM yang dihadirkan pada ponsel Android di sini sedikit berbeda dengan ponsel dual SIM yang lainnya yang biasanya hanya mengaktifkan jaringan GSM saja, pada ponsel dual SIM Android ini, Anda bisa mengaktifkan 2 buah kartu yang berjalan pada jaringan yang berbeda, yakni GSM dan CDMA.
                Ponsel GSM CDMA ini merupakan terobosan terbaru terhadap ponsel Android yang sebelumnya telah memunculkan ponsel dual SIM GSM kepada publik yang dibawa oleh vendor LG dan Samsung. Untuk mengetahui apa saja Android yang saat ini menjelma menjadi ponsel GSM CDMA, Anda bisa mengikuti ulasan berikut tentang ponsel Android yang mengusung jaringan GSM dan CDMA.


Samsung Galaxy Ace Duos I589

Ponsel Android dual SIM GSM CDMA pada urutan pertama datang dari sang suksesor Android yaitu Samsung. Samsung memperkenalkan Samsung Galaxy Ace Duos I589 sebagai produknya yang mampu berjalan pada jaringan GSM dan CDMA sekaligus. Ponsel yang diperkenalkan pada bulan Februari lalu ini memiliki desain candybar dengan ujung yang membulat yang memberikan kesan nyaman saat digenggam.


 


Samsung Galaxy Ace Duos I589 ini masih mengusung Android Froyo v2.2 yang dipersenjatai pula dengan prosesor sebesar 800 MHz dan Chipset Qualcomm MSM7267. Tidak hanya dapur pacu yang bisa dibilang cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi pada ponselnya, Samsung pun tak lupa menyematkan kamera sebesar 3.15MP yang mampu menangkap gambar dengan resolusi 2048 x 1536 piksel. Untuk daya simpan sendiri, ponsel ini mampu
dijejali microSD sebesar 32GB. Untuk harga ponsel ini dipatok dengan harga $340.

IVIO ICON PRO (DE-88)

Ponsel Android berikutnya yang mengusung teknologi GSM CDMA adalah IVIO. Vendor asli lokal ini juga memperkenalkan ponsel Androidnya yang juga mengusung teknologi dual SIM GSM CDMA. Ponsel yang memiliki desain ini juga mengusung Android Froyo v2.2 dan juga ponsel ini telah mendukung EVDO 800/1900 MHz. Layar yang digunakan oleh ponsel ini adalah layar sentuh kapasitif sebesar 3.5 inci yang juga mendukung multi-gesture

 
Tidak hanya fitur-fitur standar saja yang ditawarkan oleh ponsel ini, namun Anda juga memungkinkan untuk 
melakukan WiFi tethering menggunakan ponsel ini. Untuk urusan fotografi, ponsel ini telah disematkan kamera 
sebesar 5MP yang bertengger rapi pada bagian belakang bodi. Untuk daya simpan sendiri, IVIO mampu disematkan
kartu-microSD hingga sebesar 32GB. Untuk harga berada di kisaran Rp, 2.250.000

Ciphone E800
Ponsel Android dual SIM GSM CDMA lainnya juga datang dari vendor lokal E800 yang memperkenalkan ponsel 
Androidnya dengan desain yang mengadopsi dari iPhone 4S. Ponsel ini juga masih mengusung Android v2.1 yang 
juga disokong oleh Chipset Qualcomm MSM7627+MT6233. Untuk layar sendiri, ponsel ini mengusung layar sentuh
kapasitif HVGA TFT yang memiliki ukuran 3.5 inci.  
 
Pada sektor pengabadian gambar, ponsel ini juga telah dibekali dengan kamera sebesar 5MP yang telah dilengkapi fitur autofokus untuk membantu memaksimalkan hasil tangkapan gambar Anda dan juga kamera dengan resolusi VGA juga terpampang rapi pada bagian depan ponsel ini. Untuk harga sendiri, ponsel ini dibanderol dengan harga $328.

HTC Desire VC

HTC Desire VC adalah smartphone dari ponsel HTC yang mendukung untuk dual SIM card online, satu di GSM dan satu lagi untuk CDMA. Pada jaringan GSM, bekerja pada jaringan GSM 900/1800/1900 dan untuk jaringan CDMA, bekerja pada CDMA 800/1900. VC Desire HTC juga mendukung untuk jaringan 3G, bekerja pada CDMA2000 1xEV-DO. 
Dalam posting ini, kami akan memberikan tinjauan HTC Desire  VC untuk pengguna di seluruh dunia sebagai panduan pembeli HTC Desire VC.Dimensi VC HTC Desire adalah 119,5 x 62,3 x 9,5 mm dengan berat sekitar 119 g, ini adalah salah satu model candy bar ponsel HTC ponsel. Beberapa fitur yang disematkan pada bagian ini adalah Touch-sensitive kontrol. Untuk layar, menggunakan touchscreen Capacitive, 16M warna, resolusi layar 480 x 800 piksel  dan layar lebar 4,0 inci. Dukungan layar untuk input multitouch dan fitur dengan HTC Sense UI v4.0

Pada bagian suara, Anda dapat menyesuaikan nada ringtones anda menggunakan file mp3 atau WAV karena HTC Desire VC mendukung ringtones MP3 dan WAV. Selain itu juga dilengkapi dengan loudspeaker dan 3,5 mm jack audio. Fitur lainnya adalah Beats Audio Sound Enhancement. Untuk penyimpanan data, HTC Desire VC mendukung kartu memori eksternal, dilengkapi dengan slot kartu memori eksternal untuk kartu microSD dengan ruang maksimum yang disupport oleh sistem sampai 32 GB. Selain memori eksternal, juga
dilengkapi dengan memori internal 4 GB untuk menyimpan data Anda seperti foto, video, musik, aplikasi dan data lainnya. Untuk mendukung kinerja sistem, juga dilengkapi dengan
512 MB RAM. Sekarang, mari kita berbicara tentang konektivitas. HTC Desire VC dapat terhubung ke internet melalui GPRS dan 3G jaringan. Untuk jaringan 3G, didukungan EVDO Rev.A dengan kecepatan hingga 3,1 Mbps. Cara lain untuk terhubung ke internet adalah melalui fitur WLAN, yang telah dilengkapi dengan Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, DLNA. Untuk bertukar data dengan gadget yang lain seperti komputer, laptop, atau smartphone dan ponsel yang lain, Anda dapat menggunakan Bluetooth (Bluetooth v3.0 dengan A2DP) dan port USB (USB v2.0.). Untuk mengabadikan momen penting Anda dengan keluarga dan teman-teman, HTC Desire VC dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel dengan resolusi hingga
2.592 х 1944 piksel. Fitur yang ditawarkan oleh HTC dalam kamera ini adalah, auto focus, LED flash, dan fitur Geo-tagging. Bukan hanya mengambil gambar, kamera ini juga mendukung untuk merekam video. Sistem operasi yang digunakan oleh VC Desire HTC Android OS, v4.0 (Ice Cream Sandwich). Sistem operasi yang didukung oleh chipset Qualcomm MSM7227A Snapdragon, CPU 1 GHz Cortex-A5  dan GPU Adreno 200.
Berikut adalah beberapa fitur lain yang ditawarkan oleh HTC Desire VC: SMS (tampilan threaded), MMS, Email, Push Email, HTML, Adobe Flash Lite, Stereo FM radio dengan RDS, GPS dengan A-GPS support, dukungan Java melalui java MIDP emulator; Dual SIM (dual stand-by GSM&CDMA), SNS integrasi, MP4/H.263/H.264/WMV player; MP3/eAAC / WMA / WAV player; Google Search, Maps, Gmail,YouTube,Calendar, Google Talk, Document viewer,
Voice memo/dial. Buku Manual. Untuk harga berada di kisaran Rp, 2.850.000


ZTE FANTASY N855D (LOCK ESIA)

Esia kembali menghadirkan smartphone berbasis Android lewat seri N855D, yang masih mengadopsi sistem dua kartu CDMA (EVDO)-GSM

   
Secara tampilan maupun bobot, ZTE berhasil mendesain N855D sebagai smartphone menengah atas meski diperuntukkan untuk kelas menengah ke bawah. Lis alumunium di bagian sisi menegaskan hal itu, ditambah kontur timbul di bagian belakang yang mampu mengurangi rasa licin bagi tangan yang mudah berkeringat. Di bagian belakang ini pula terdapat kamera yang juga dikelilingi oleh lis, segaris lubang speaker dan bentuk sedikit menonjol di bagian bawahnya.
Secara angka, ukuran Fantasy adalah 122×66.5×11 mm dengan bobot 138 gram. Dimensi tersebut terasa mantap di genggaman meski agak terasa “menggelayut” jika kami mengantunginya di dalam celana bahan. Tombol daya berada di sisi atas bersama jack audio 3.5mm; tombol volume di sebelah kiri, port microUSB di sisi bawah berdekatan dengan ceruk pembuka case belakang. Sementara sisi kanannya polos, namun Anda tetap tidak dapat menjadikannya penyangga agar dapat berdiri.
Fitur
Layar TFT 4 inci yang dibawa tergolong luas untuk smartphone sekelasnya, meski agak kami sayangkan resolusinya baru HVGA 480×320 piksel. Di China, seri ini sudah beredar luas sejak Mei lalu. Nampaknya wajar jika ketika masuk ke Indonesia 6 bulan kemudian, versi Gingerbread 2.3.6 yang diadopsinya terasa sangat lawas melihat Android kini sudah masuk ke 4.2 Jelly Bean.

Untunglah, ZTE memberikan personalisasi UI atau antarmuka sehingga kami tak merasa menggunakan ponsel jadul. Mulai dari konsep buka layar “long press to unlock” dengan efek lingkaran berputar dan berakhir dengan getaran yang menandakan kunci telah terbuka, ikon fitur dan aplikasi bawaan yang lebih segar, hingga berbagai widgets.
Selain itu, sentuhan segar juga dilakukan di sektor bar notifikasi di mana terdapat pintasan-pintasan ke berbagai fungsi yang terdiri dari 3 bagian/halaman. Uniknya, di ujung tiap halaman akan muncul warna biru yang mengindikasikan ada halaman berikutnya yang bisa diakses dengan menggeser bagian tersebut. Satu lagi, N855D juga memiliki lampu indikator LED di bagian kanan atas layar yang akan memberi tahu ketika baterai sedang diisi/penuh, atau saat ada pesan masuk.
Saat di-benchmark, layar Fantasy tercatat mampu membaca dan merespons 5 jari bersamaan. Performanya hampir tak ada masalah. Jikalau responsnya terasa lambat, ini karena kinerjanya yang sedang sibuk. Maklum, RAM yang dimiliki tergolong sangat kecil, hanya 181.3MP dengan total tersisa pada unit yang tak sampai 50MB.
Keyboard virtual di layar sangat nyaman digunakan baik dengan satu jempol dalam kondisi portrait maupun 2 jari dalam posisi lanskap. Saat membandingkannya dengan HTC Evo 3D; respons dan tingkat akurasi pada N855D tergolong tinggi sehingga kesalahan ketik sangat jarang terjadi, sementara pada Evo 3D versi ICS (upgrade via OTA), keyboard virtualnya lebih sering membuat kesalahan. Padahal sebelum diupgrade (masih Gingerbread) keluhan itu tak pernah kami alami.
Aplikasi maupun fitur bawaan pabrik antara lain Alarm, Backup & restore, FM Radio (membutuhkan handsfree untuk antena), Stopwacth dan TouchPal Keyboard. Fitur yang kami sebutkan terakhir memiliki banyak skin untuk mempercantik tampilan keyboard Anda.
Yang tak boleh ketinggalan tentu saja kemampuan membaca 2 kartu yakni CDMA+GSM sekaligus. Semua urusan jaringan data diserahkan ke CDMA dengan jaringan EVDO Rev.A dengan kecepatan hingga 3.1Mbps, yang tentu sudah didukung dengan baik oleh Esia. Sementara jaringan GSM hanya sampai di EDGE saja. Untuk pengidentifikasian log telepon maupun pesan (SMS), ditandai dengan simbol kecil “C” atau “G”.
Performa
ZTE N855D menggunakan prosesor ARMv7 dari Qualcomm dengan GPU Adreno 200. Benchmark menggunakan AnTuTu menghasilkan skor yang cukup “mengejutkan”, yakni 3030 dengan posisi masih di atas Samsung GALAXY S di urutan 12 dari 14 device. Sementara Quadrant mencatat poin 1331 dan menempatkannya di posisi buncit.

RAM kecil membuat kinerja multitasking Fantasy agak tersendat. Penasaran, kami langsung mencoba game berukuran besar, Dead Triger, untuk menguji kinerjanya. Hasilnya, meski aplikasi berhasil kami unduh dan instal, namun ketika akan memainkannya, sistem tak pernah berhasil menjalankan game stage pertama sekalipun karena kami langsung di bawa ke menu utama kembali.
Masuk ke multimedia, speaker di sisi belakang ponsel ternyata cukup kuat menyemburkan suara, baik ketika memainkan lagu maupun video. Tak ada pilihan penyeimbang suara maupun efek ketika memainkan lagu dan video. Namun berbanding terbalik dengan kamera, banyak fitur lanjutan yang disertakan seperti Exporsure (-2 sampai +2), ukuran (1MP-3MP), kualitas (Super Fine, Fine, Normal), Efek warna (mono, sepia, negatif), ISO (auto, 100, 200, 400, 800), Antibanding (auto, 50Hz, 60Hz), Saturation, Contrast serta Sharpness (Level 0-4).
Di sektor video, juga terdapat pilihan durasi perekaman (10, 20, 30 menit), Audio Encoder (AMRNB, AAC), Video Enconder (MPEG4, H263, H264), dan kualitas video (VGA, CIF, QVGA, QCIF). Hasil rekaman mikrofonnya saat kami set ke AAC tergolong cempreng saat diputar menggunakan video player bawaan.
Baterai 1650mAh sebenarnya tergolong standar. Namun grafis pemakaian dan penggunaan dapat Anda lihat dengan mudah di Setting/About Phone. Pada perangkat yang kami uji, penggunaan untuk review selama 8 jam 6 menit menyisakan energi sekitar 44%.
Banyak Bonus
Esia membundling ZTE Fantasy N855D dengan banyak bonus. Dalam jangka waktu 6 bulan, Anda berhak mendapatkan bonus data sebesar 3GB yang berlaku hingga 30 hari setelah mengisi ulang minimal Rp100.000 tidak berlaku kelipatan. Total bonus yang diberikan maksimal 6x sehingga mana yang lebih dahulu dicapai adalah yang berlaku. Ini sangat menarik karena meski nominal pengisian terlihat besar, bonus data 3GB yang diberikan tak bisa dikatakan sedikit. Sementara pulsa atau talk time Anda utuh dan dapat digunakan untuk keperluan lain seperti telepon atau SMS.

Namun perlu diperhatikan bahwa bonus tidak berlaku akumulasi sehingga saat mengisi ulang Rp100.000 padahal masih ada sisa bonus data, maka bonus Anda akan kembali 3GB. Untuk mengecek kuota bonus atau paket data Anda, silakan kirim pesan ke 242 dengan perintah STATUS.
Secara keseluruhan, apa yang dihadirkan Esia lewat ZTE Fantasy N855D cukup menjanjikan meski patut disayangkan adanya masalah OS yang masih menganut Gingerbread tanpa upgrade ke versi yang lebih tinggi. Dengan desain yang cukup elegan di kelasnya, serta dukungan data berkecepatan tinggi hingga 3.1Mbps plus bonus-bonusnya, nampaknya seri ini akan mampu memikat pengguna smartphone yang mencari Android dengan kemampuan Dual ON CDMA/GSM berharga terjangkau. Untuk kisaran harga Rp, 1.199.000
yang canggih:
(+) Desain cukup berkelas
(+) Personalisasi UI
(+) Dual ON CDMA/GSM
(+) Keyboard virtual sangat nyaman digunakan
(+) Banyak bonus data esia

yang kurang:(-) Kamera tidak dapat digunakan tanpa microSD
(-) RAM kecil
(-) Android v.2.3 tanpa opsi upgrade

SMARTFREN Andromax-i (HISENSE AD683G) (Lock Smartfren)

Smartfren rilis suksesor Andromax dengan  varian barunya dengan menambahan embel-embel “I” Desain: Dimensi: (WxDxH) : 125.5 x 64 x 10.8mm; Bobot: 150 g, Warna Black, Baterai Lithium ion 1630 mAh. Pada varian barunya ini smartfren percayakan plastik untuk material utamanya. Glosy dibagian depan dan doff dibelakanganya doff, mungkin ini dimaksudkan supaya tidak mudah slip saat digenggam. Yang membedakannya dengan versi sebelumnya dalah pada bezel pada Andromax-i  yang dibuat lebih lebih curve.


















Dipaketkan dengan earphone stereo, Andromax-i menggunakan port audio 3,5 mm yang bersanding dengan tombol power/lock diatas kepalanya. Sedangkan tombol volume ada
di sisi kanan. Untuk mengisi daya terdapat port microUSB dibagian bawah yang berfungsi
pula sebagai koneksi untuk mentransfer data ke PC.
Hardware
Qualcomm MSM8625 Dual Core 1GHz ARMv7, GPU:Adreno 203; RAM 512MB, Internal 4GB (2GB User Available), Up to 32 GB MicroSD Card. Untuk urusan hardware Smartfren mempercayakan Andromax-i dengan prosesor dual core 1GHz. Wow, ini terbilang cukup berani untuk smartphone 1 jutaan. Didukung dengan RAM sebesar 512MB  dan chip grafis Adreno 203. Rasa-rasanya cukup menyaingin Smartphone diatas 2 jutaan.  Untuk ruang simpan, dibekali dengan memori internal sebesar 4GB yang dapat dipakai bebas hingga 2GB. Itupun masih dapat Anda tambahkan hingga 32 MB melalui kartu microSD. Interface & OS Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich, 4.0" IPS Display, WVGA 480 x 800 piksel, 16.7M Color Grid Vertikal. Mengoperasikan Android Ice Cream Sandwich, Andromax-I diperkuat
dengan layar 4 inchi beresolusi WVGA 480 x 800 piksel. Pada layar akan 5 buah halaman
 homescreen yang dilengkapi dengan shortcut, widget dan folder yang dapat dikostumisasi
sesuai kebutuhan. Tampilan menu menggunakan grid horisontal standar ICS tanpa
kustomisasi tambahan. Saat menjelajah menu-menunya, kami tidak menemukan kesulitan
berarti. Bahkan tergolong lancar.
Kamera & Video
Kamera Belakang: 5.0 MP, 16:9, video VGA, geotagging; Kamera Depan: 1.3MP Dengan resolusi  5 megapiksel dilengkapi autofocus tanpa lampu flash, Hasil pengabadian gambar didalam ruangan terlihat gelap karena ketiadaan lampu flash. Sementara untuk hasil gambar diluar ruangan, terlihat natural dengan detail yang cukup bagus. Padahal didalamnya sudah  ada sederet setting tambahan seperti scene mode, picture size, picture quality, ISO, antibanding, saturation, white balance, contrast dan zoom telah disematkan pula oleh Smartfren. Sedangkan untuk merekam obyek bergerak,  Andromax-i sanggup merekam video dengan resolusi maksimal VGA. Hasil rekaman video disimpan dalam format MP4.
Multimedia
Audioplayer : AAC, M4A, MP3, OGG, WAV, WMA;  video player : 3GP, DiVx,M4V,MP4, WEBM; audio recorder. Musik player di Andromax-mampu mengkategorikan lagu berdasarkan lagu, album, dan artist. Didalamnya juga sudah dilengkapi dengan equalizer,
namun untuk menggunakannya Anda diharuskan menggunakan headset nya terlebih dahulu. Selain musik player Andromax –I juga dilengkapi dengan radio FM dan pemutar video, untuk pemutar videonya mampu memutar beberapa jenis file seperti 3gp. DiVx, M4V, MP4 dan WEBM dengan lancar.  Sayangnya saat menggunakan video berformat WMV Handset ini nampak tersendat. Terlebih untuk format MKV yang hanya memperdengarkan suara tanpa gambar.
Internet & Konektivitas
CDMA 2000 1xEVDO Rev A&GSM (2G) , Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, Bluetooth v3.0 A2DP, MicroUSB, Wi-Fi Direct. Sebagai ponsel yang dipasarkan oleh Smartfren, Andromax-i  mendukung jaringan CDMA EVDO Rev.A. Saat digunakan untuk menjelajah web dengan Andromax-i cukup mumpuni dan cepat mungkin berkat koneksi CDMA EVDO Rev. A yang sangat bagus pada lokasi yang kami pilih yaitu didaerah pasar Minggu. Bahkan kami dapat membuka 16 halaman sekaligus melalui browser bawaannya. Namun meski mampu menampung kartu GSM, koneksi Andromax-i hanya sebatas EDGE (2G), sehingga pengguna disarankan untuk menggunakan paket data CDMA EVDO dari Smartfren untuk mendapatkan kecepatan yang lebih optimal. Untuk koneksi lainnya Anda dapat memanfaatkan bluetooth, Wi-Fi direct serta kabel data. Begitu Anda menghubungkan kabel data ke PC.
Fitur Khas dari Smartfren
Mig33, Modem, NetCounter, Smartfren Store, VMS, Viki, Gudang Musik, File Manager, Uangku, dan sebagainya. Ada juga layanan dan Aplikasi hiburan yang khusus diberikan oleh smartfren seperti Gudang Musik, video streaming dari Viki dan VMS. Sayangnya untuk Aplikasi perkantoran Andromax-i belum dibekali dengan aplikasi Office. Mengemban OS Android, Andromax-I juga mendapatkan aplikasi seperti Play Store, Google search, youtube, Google maps dan Gmail. Selain itu juga ada mig33 yang mendukung chatting lintas provider seperti Gmail dan Yahoo.
Uji Kinerja (Benchmarking)
Antutu Benchmark: 4646 Quadrant Standard Edition: 2775 Nenamark1: 56.0 fps Nenamark2: 33.0fps. Saat diukur kinerjanya menggunakan Antutu Benchmark Andromax-I memperoleh poin 4646. Dengan poin tersebut maka Andromax-i berada diatas HTC Evo 3D. Sementara saat menggunakan Quadrant Standard berhasil mengumpulkan skor sebesar 2775. Dari pengukuran grafik kinerja Andromax-i cukup tinggi dengan raihan poin di peringkat ketiga
dari atas setelah Asus Transformer Prime dan HTC One X.
Kelebihan
• Prosesor Dual Core
• Dual SIM GSM - CDMA
• Kamera 5MP
Kekurangan
• Kamera tanpa lampu flash
• Kartu GSM hanya mendukung 2G
• Video masih VGA
Kesimpulan
Dengan harganya yang hanya 1 jutaan,
kisaran harga Rp, 1.199.000 Andromax-I bisa dibandingkan dengan smartphone lainnya yang dibandrol 2 jutaan. Ini dibuktikan dengan spesifikasi yang digunakannya dan kinerja yang terbilang cukup mumpuni. Apalagi disupport dengan operator CDMA yang fokus melayani pengguna data, ini akan membuat kalang kabut bagi vendor lain.

0 comments:

Post a Comment